Penyelamat Saat Perang : BEAR, Evakuasi Prajurit Terluka

PEKERJAAN tentara di medan perang semakin dipermudah. Terutama dengan Battlefield Extraction-Assist Robot (BEAR) yang mampu menyelamatkan tentara yang terluka saat baku tembak.

Kaki BEAR dilengkapi trackpad yang membuatnya bisa berjalan dan bahkan menaiki tangga. Sumber energi track itu berasal dari motor elektrik yang mampu bergerak hingga 10 meter per jam. Selain itu, kaki BEAR dilengkapi dynamic balancing behavior (DBB). Fitur tersebut memungkinkan BEAR menyeimbangkan diri dalam beragam posisi.



Tubuh bagian atas BEAR dilengkapi sistem hidrolik. Dengan lengan fitur itu, BEAR mampu mengangkut beban hingga sekitar 272 kg. Tiap lengan terdiri atas tiga piston hidrolik yang dapat berputar sebesar enam derajat.

Piston pertama terletak di lengan bawah. Fungsinya, mengontrol pergerakan pinggang. Piston kedua terletak di lengan atas, berfungsi mengatur pergerakan siku. Itu mirip dengan kerja otot bisep dan trisep dalam tubuh manusia. Piston ketiga terhubung ke bagian bahu dan letaknya di antara rongga dada.

Namun, BEAR tidak bergerak mandiri. Dia tetap dikendalikan manusia dari jarak jauh. Operator bisa melihat keadaan lingkungan di sekitar BEAR melalui kamera dan mikrofon. Operator juga bisa berkomunikasi dengan korban yang diselamatkan robot melalui speaker dan mikrofon.

Hingga saat ini, BEAR memang masih tahap penyempurnaan. Produk sesungguhnya baru siap pada 2015. BEAR rencananya mengambil alih masalah terbesar dalam peperangan. Selain berguna dalam situasi militer, BEAR akan sangat berperan dalam aplikasi sipil, seperti industri kesehatan atau SAR.

Comments