Resensi Buku : Writer vs Editor

Ditulis oleh penerima penghargaan Penulis Terbaik Khatulistiwa Literary Award, Rina N. Badarini novel metropop ini merupakan teman santai yang hangat dan cukup manis. Penulis cerdas membawa pembaca terhanyut dalam plot yang licin, naik-turun dengan akhir yang setengah sulit terduga. Kalau Anda ingin menghabiskan liburan dengan membaca beberapa metropop ringan, Saya sarankan Anda menjatuhkan pilihan pada novel berjudul Writer vs Editor ini. Ringan tetapi memiliki cerita yang tidak klise dan kacangan.

Berkisah tentang perjuangan wanita pegawai swalayan biasa, Nuna yang hidup sederhana dengan tampilan fisik sederhana pula, dalam menggapai impian untuk menjadi penulis. Awalnya dia hanya mencoba mengirimkan naskah novelnya ke beberapa penerbit dan sering ditolak. Keberuntungan justru menyertainya ketika GlobalBooks tertarik pada naskah novelnya dan berniat menerbitkan karyanya itu. Nuna yang awalnya hanya seorang gadis biasa penggila drama Korea tiba-tiba secara beruntun ketiban rejeki. Rejeki ditaksir editornya yang merupakan pemuda bibit unggul, Rengga juga pertemuan kembali dengan cinta tak terbalasnya di masa lalu, Arfat yang kemudian menjabat sebagai atasan editornya.

Kisah cinta segitiga sederhana namun rumit diolah dengan baik oleh penulis sehingga pembaca tidak memandang cerita novel ini picisan dan terlalu klise. Nuna yang memiliki karakter polos dan bersahaja digambarkan sedang dalam dilema besar ketika dua orang bibit unggul sama-sama menyukainya. Tetapi perasaan tak bisa berbohong akhirnya, meski Nuna sangat bahagia ketiban cinta Arfat, Ia tak bisa menampik kalau editornya yang mulanya sadis dan kejam terhadapnya menaruh perasaan padanya. Akhirnya, setelah konflik berkepanjangan, ending bahagia pun dihadirkan. Si Penulis bersanding juga dengan si Editor.

Hal yang tidak membuat novel ini terlalu klise adalah penggambaran situasi terjepit Nuna yang tidak mau menyia-nyiakan orang yang kembali untuknya di masa lalu serta keengganannya mengakui bahwa dia memiliki perasaan yang sama terhadap editor yang mencintainya juga. Dan karena novel ini pula kita jadi tahu asal-usul sebuah penulis amatir bisa menjadi penulis terkenal, asal-usul naskah novel menjadi novel yang siap cetak. Apalagi dengan alur yang naik turun, penulis membuat pembaca tidak akan merasa bosan menikmati novel setebal 307 halaman ini. Jadi, silahkan membaca!