Review Film : Upside Down [2012]

Upside Down, dunia dengan dua gravitasi yang berbeda. Bisa dibayangkan betapa supernya penggambaran dunia seperti itu. Hidup dalam satu dunia tetapi berkebalikan, atas dan bawah. Dikisahkan di alam semesta antah berantah ada planet yang memiliki gaya gravitasi berlawanan. Gravitasi dunia atas (Up Top) digambarkan sebagai surga dunia bagi manusia yang hidup di dunia bawah (Down Below). Dua gravitasi ini memang memiliki sisi kehidupan yang berbeda, seperti kehidupan negara maju vs kehidupan negara miskin.


Dari kedua sisi dunia yang berkebalikan itulah tinggal sepasang kekasih yang bertemu secara tak sengaja, mereka adalah Adam Kirk (Jim Sturgess) dan Eden Moore (Kristen Dunst). Karena suatu kecelakaan karena menghindari pengejaran penjaga perbatasan, akhirnya keduanya secara tidak langsung berpisah. Sepuluh tahun setelah kejadian itu, Adam kembali melihat sosok pecintanya di televisi dan Ia bertekad untuk mendapatkannya kembali. Oleh karena itu Adam bekerja di Transworld, perusahaan penguasa kedua dunia, demi bertemu kembali dengan kekasih hatinya. Berbekal penemuan sebuah krim anti penuaan, mampukah Adam merebut impian dan cintanya kembali?

Ide cerita film fantasi ini bisa dibilang orisinal dan cukup menjanjikan. Bayangkan bila kita hidup di dunia terbalik yang tentunya membuat kita merasa pusing sendiri. Plot yang disajikan sebenarnya terlalu standar untuk ide cerita yang sudah wah. Ditambah lagi dengan akting pemain yang bisa dibilang juga rata-rata, meskipun ada beberapa pemain yang menunjukkan kualitas aktingnya. Grafis yang disuguhkan oleh sutradara cukup menarik dan tidak mengalami banyak cacat sana-sini. Overall sebenarnya film ini akan lebih bagus lagi kalau mengusung plot cerita yang tidak nggeletek. Layaknya sebuah hadiah yang dibungkus dengan kertas kado mentereng ternyata hadiahnya mengecewakan.

Jadi, untuk film ini ane engga begitu suka dengan plot ceritanya yang berakhir menggantung dan eksekusi yang setengah-setengah. Jangan lupa juga untuk bersiap-siap pusing karena kamera menangkap gambar berkebalikan, sehinga rasanya kita ingin sekali memutar layar.

Plot★ ★ ★☆ ☆
Akting★ ★ ★☆ ☆
Musik★ ★ ★☆ ☆
Grafis★ ★ ★☆ ☆
Overall★ ★ ★☆ ☆