Review Film : Side Effects [2013]

Awal tahun 2013 ini muncul film psikologi cerdas yang sayangnya tidak tayang di bioskop Indonesia, Side Effects. Memasang nama tenar seperti Jude Law, Channing Tatum dan Catherine Zeta-Jones tak diragukan lagi akting masing-masing nama. Istimewanya lagi, meski terdapat deretan nama tenar justru aktris pendatang lah yang menjadi sorotan film ini Rooney Mara. Film arahan Steven Soderbergh ini mengemas kehidupan medis pskiater di dalamnya dengan bumbu konspirasi dan bisnis.



Emily Taylor (Rooney Mara) adalah gadis yang rapuh. Dia kehilangan ayahnya dan suaminya, Martin Taylor (Channing Tatum) baru saja keluar dari penjara. Hal ini membuatnya selalu merasa sedih dan depresi, untuk itu Ia menemui dokter Jonathan Banks (Jude Law). Dr. Banks adalah dokter kedua yang menangani kasus Emily setelah Dr. Victoria Siebert (Catherine Zeta-Jones). Sayangnya, begitu menemui Dr. Banks tingkat depresi Emily tidak teratasi malah semakin parah. Hal ini kemudian menjadi konflik karena Emily melakukan kegilaan yang juga melibatkan pencemaran nama baik Dr. Banks sehingga Dr. Banks jatuh dan berusaha mengembalikan nama baiknya dengan mencari tahu apa yang terjadi pada Emily sebenarnya.

Well, film ini super keren! Thriller yang disuguhkan mengagumkan ditambah lagi plot yang mundur kemudian maju lagi. Akting dari para pemeran juga begitu mendukung sehingga membuat emosi yang digambarkan begitu nyata. Apalagi ramuan cerita film ini awalnya begitu memusingkan dan membuat penonton tertipu mana sebenarnya yang kelainan, mana yang sebenarnya normal, mana yang protagonis dan mana yang antagonis. Cerita juga tidak melulu berkutat di dunia medis, di balik itu ternyata ada konspirasi ekonomi yang menguntungkan salah satu pihak sedang pihak lainnya dirugikan.

Kredit tersendiri patut diberikan pada Rooney Mara yang mampu memainkan Emily Taylor dengan sempurna. Rooney mampu berakting dalam akting. Begitu juga Jude Law yang mampu mentransfer kefrustasian yang menderanya kepada audiens. Sayangnya, bagian Channing Tatum dalam film ini tidak begitu banyak sehingga aktingnya bisa dibilang cukup lumayan.

Film ini saya beri rating dewasa karena adanya adegan yang tidak seharusnya dipertontonkan pada remaja usia 18 tahun ke bawah dengan bobot cerita yang juga dibilang cukup berat. Finally, film ini benar-benar film keren dan sayang untuk dilewatkan.


Plot★ ★ ★ ★ ☆
Akting★ ★ ★ ★ ☆
Musik★ ★ ★ ☆ ☆
Grafis★ ★ ★ ☆ ☆
Overall★ ★ ★ ★ ☆