Review Film : Ocean's Thirteen [2007]


Selang tiga tahun dari sekuel kedua yang dianggap gagal oleh para penggemar film, trilogi Ocean ditutup oleh sebuah akhir yang cukup manis. Lunas sudah hutang terhadap konglomerat kaya, Terry Benedict. Danny Ocean yang menginginkan hidup damai ternyata terusik oleh penderitaan salah satu kolega dekatnya, Reuben Tishkoff (Elliot Gould), yang dirawat akibat serangan jantung. Usut punya usut ternyata Reuben dicurangi oleh calon partnernya, William Bank (Al Pacino). Membawa misi pembalasan dendam, tindak kriminal apalagi yang akan dilakukan oleh Ocean's Eleven?

Back to Nature, tepat rasanya menggunakan perumpaan ini untuk film penutup trilogi Ocean ini. Berawal dari Kasino diakhiri di Kasino. Namun kali ini Ocean's eleven menggunakan cara yang jauh lebih cerdik untuk mengakali keamanan Kasino milik William Bank hasil dari perbuatan curangnya terhadap Reuben Tishkoff. Danny Ocean (George Clooney) dan Rusty (Brad Pitt) menyusun rencana manipulasi mesin perjudian di Kasino Bank untuk menguras kekayaan musuh Reuben itu. Perampokan mereka tidak dilakukan secara pribadi melainkan melibatkan petaruh-petaruh yang mengunjungi Kasino dan Hotel Bank. Tak hanya memanipulasi mesin judi, Ocean's Eleven juga berencana menggagalkan impian Bank untuk mendapatkan penghargaan bergengsi untuk Hotel dan Kasino di Vegas.

Lagi-lagi masalah finansial menjadi hambatan utama kelancaran misi Ocean's eleven, mau tidak mau Danny meminta pertolongan pada mantan korban perampokannya, Terry Benedict (Andy Garcia) untuk mendanai aksi kejahatan geng kriminal ini. Berhubung Terry Benedict juga pengusaha Kasino yang tak ingin tersaingi oleh si egois William Bank, maka Terry mau-mau saja bekerja sama dengan Ocean's eleven. Tak ada penjahat yang tak klise, di balik niatan untuk membantu meringankan pekerjaan Danny Ocean dkk Terry masih berniat menuntut balas dengan mengandalkan Francois Toulour dari Ocean's Twelve untuk menjegal Ocean dkk.

Kelebihan franchise ini adalah mempertahankan karakter yang ada, tidak ada yang berubah, tidak ada bongkar pasang. Yang ada hanya pergantian konflik dan penambahan karakter. Konsep kembali ke semula juga mampu diusung dengan epik oleh penulis skenario dan sutradara, hal ini menebus kesalahan yang dibuat di Ocean's Twelve. Meski Julia Roberts maupun Catherine Zeta Jones tak hadir lagi di sekuel terakhir, aksi para pria di seri terakhir ini justru menjadi lebih menggemaskan untuk disimak. Dan lagi-lagi penonton dibuat terkesima oleh ulah cerdik yang dilakukan oleh sekelompok kru pencurian tercerdas sepanjang sejarah.


Plot★ ★ ★ ★ ☆
Akting★ ★ ★ ★ ☆
Musik★ ★ ★ ☆ ☆
Grafis★ ★ ★ ☆ ☆
Overall★ ★ ★ ½ ☆