Review Film : Xmen - Days of Future Past [2014]

Seri terakhir film XMen, The Last Stand dianggap sebagai kesalahan yang cukup fatal. Oleh karena itu dibuatlah spin off dari franchise XMen, XMen : First Class yang memasang bintang muda untuk memerankan Profesor Charles Xavier dan Magneto. Menebus kesalahan yang dilakukan sembilan tahun silam, kini XMen Days of Future Past hadir untuk menggabungkan niatan reboot dari spin off dan trilogi XMen sebelumnya.


Disutradarai oleh Bryan Singer yang juga menangani First Class, XMen Days of Future Past ini diadaptasi dari komik Marvel. DOFP sendiri mengisahkan tentang flashback XMen untuk mencegah kiamat masa depan. Dalam versi komik sendiri, utusan XMen masa depan adalah Kitty Pryde sedangkan dalam versi film utusan yang dikirim adalah Wolverine karena kemampuan penyembuhan dirinya dan Wolverine juga sudah lahir pada tahun 1973.

Well, DOFP mengisahkan tentang proyek Sentinel yang membasmi bangsa mutan bahkan manusia biasa yang kemungkinan akan memiliki keturunan mutan. Untuk menghindari musuh besar kedua umat (manusia dan mutan) Profesor Charles Xavier (Patrick Stewart), Magneto (Ian McKellen), Wolverine (Hugh Jackman) dan anggota XMen yang tersisa lainnya berusaha mengubah takdir dengan kembali ke masa lalu, yakni tahun 1973 dimana proyek Sentinel dibuat. Karena alasan yang telah disebutkan sebelumnya, Wolverine lah yang harus berangkat untuk menemui Profesor X muda dan Magneto muda dengan tujuan mencegah proyek Sentinel tercipta dan tentu saja menghindari kiamat.

Satu kata untuk film ini, SERU! Tujuan utama sutradara dan kru film membuat film mega XMen terbayar sudah. Baik spesial efek, tatanan musik dan akting masing-masing pemain pun memang disuguhkan secara epik. Untuk akting pemain sendiri, susah sekali melakukan penilaian karena porsi adegan, chemistry yang tercipta, dan pendalaman karakter dari jajaran aktor dan aktris sudah tak perlu diragukan lagi. Apresiasi spesial juga tertuju pada Peter Dinklage yang berperan sebagai musuh utama seri XMen kali ini.

Sayangnya, dengan rencana produksi yang begitu sempurna serta plot yang dianggap menjawab misteri di film XMen pendahulu rasanya masih ada hal yang ganjil dalam DOFP. Kalau berani buka box spoiler di bawah ini, pembaca akan menemukan apa saja yang ganjil dalam DOFP.
Awas Spoiler
  1. Kenapa Profesor X kembali hidup? Hal aneh inilah yang mengganggu ane ketika menonton. Tidak dijelaskan sama sekali bagaimana resurrection Profersor X usai dihancurkan Jean Grey di XMEN : The Last Stand
  2. Nantinya di sini akan ditemui si Quicksilver. Awalnya kita akan bertanya-tanya siapakah gerangan si Peter muda ini?
  3. Adegan penyerangan Sentinel di masa depan dan kerusuhan yang disebabkan Magneto di tahun 1973 akan membuat kita kurang fokus. Kurang fokus akibat terjadinya dua adegan aksi yang sama-sama seru.
  4. Pemeran utama dalam seri ini sebenarnya adalah Mystique. Apapun yang terjadi, Logan datang ke masa lalu untuk meyakinkan Mystique agar tidak membunuh Bolivar Trask. Sebab, bila Mystique membunuh Bolivar Trask maka Mystique ditangkap dan dialah kunci dari proyek Sentinel itu.
  5. Jika benar pada akhir film XMen DOFP ini pihak mutan dan manusia tidak bermusuhan, itu berarti Magneto tidak akan memulai perang di XMen dan bisa jadi film XMen, X2 dan XMen : The Last Stand terhapus karena pertolongan Logan masa depan berubah. Jean Grey dan Scott Summer pun kembali hidup.
  6. Xmen DOFP memang seri setelah setelah XMen : The Last Stand, akan tetapi ketika Logan kembali ke tahun 1973, DOFP terjadi di antara XMen : First Class dan XMen : Wolverine Origins.
  7. Jangan tinggalkan tempat duduk setelah credit, bersabarlah dan tunggu bonus scene yang menjelaskan ke mana arah XMen selanjutnya.

Plot★ ★ ★ ★ ☆
Akting★ ★ ★ ★ ☆
Musik★ ★ ★ ★ ☆
Grafis★ ★ ★ ★ ☆
Overall★ ★ ★ ★ ☆