Cuma Pengen Cerita: Keliling Tiga Pantai



Mungkin postingan ini akan menjadi postingan tentang perjalanan mantai yang terakhir karena penulis mungkin tidak lagi pergi ke pantai. Atau mungkin penulis baru akan berwisata ke pantai kembali untuk beberapa tahun mendatang. Mungkin, Bisa jadi penulis berubah pikiran *troll *troll. Jadi sebenarnya kemarin penulis tidak berencana pergi ke pantai atau lebih tepatnya telah memutuskan untuk pergi ke pantai bersama pasangan dan teman-temannya. Berhubung terdapat sebuah perjanjian yang batal, maka penulis akhirnya memilih untuk ikut pergi ke pantai. Keinginan terbesar penulis adalah untuk berkunjung ke pantai bersama pasangan, masa ya mantai sama teman terus? Hahahahaha.
Rombongan kami berangkat pukul 10 dari Sawojajar dan sampai pukul 12 kurang di tujuan. Sejujurnya perjalanan kemarin berbeda dengan perjalanan yang biasa dilakukan penulis. Rombongan penulis bersama teman-teman penulis sendiri cenderung santai, tidak ngebut, dan tepat waktu meski berangkat pada jam yang sama dan sampai pada jam yang sama pula. Mungkin karena teman-teman pasangan menggunakan motor lelaki (motor kopling) sehingga membuat mereka kebut-kebutan. Kesannya gak santai blas meski demikian tanpa ngebut mungkin kami akan sampai jauh lebih siang jadinya.

Well, tujuan kami adalah Pantai Kedung Celeng yang terletak di desa Banjarejo, Donomulyo, Kabupaten Malang. Untuk menuju ke pantai Kedung Celeng, ikuti saja papan penunjuk arah ke Pantai Balekambang setelah sampai di jalan bercabang antara Balekambang dan Ngliyep, ikuti arah ke Pantai Ngliyep. Setelah agak lama akan bertemu dengan pertigaan, ambil ke desa Banjarejo (lurus) saja. Bersiap-siaplah untuk masuk ke medan off road sepanjang kurang lebih 10 KM. Persiapkan fisik dan kondisi motor, memang lebih disarankan untuk menggunakan motor kopling. Tak lama maka akan sampai di depan pintu gerbang Pantai.

Pantai Kedung Celeng satu kompleks dengan Pantai Seling, Pantai Mbantol, dan Pantai Pulodoro. Kompleks pantai ini juga sudah mulai dikelola warga sekitar. Seperti biasa, masuk ke pantai hanya perlu membayar Rp 5.000 untuk parkir dan Rp 5.000/pax. Sudah terdapat warung dan toilet untuk membasuh diri setelah mandi di pantai. Pantai juga bisa digunakan untuk berenang-renang, cukup aman. Meski demikian dari tempat parkir menuju pantai, kita masih perlu berjalan kaki dan naik-turun bukit kira-kira 10-15 menit. Positifnya, kita bisa mengunjungi smua pantai sekaligus.

Pantai Kedung Celeng ini cenderung sepi dengan ombak besar yang tenang dan air yang jernih berwarna biru. Berbeda dengan pantai tetangganya yang airnya berwarna sedikit cokelat karena bertemu dengan muara, Pantai mBantol. Pantai ini juga bisa menjadi jujugan camping di malam hari. Untuk Pantai Seling sendiri kontur pantainya hampir mirip dengan Tanah Lot (versi lebih kecil). Jalan menuju Pantai Seling lebih mudah daripada ke Pantai Kedung Celeng, tidak perlu naik turun bukti hanya melalui jalan setapak yang rata. So, kemanakah tujuanmu nantinya?