Review Gadget: LG G4 Stylus

LG G4 Stylus
Woohoooo! Ini adalah review gadget pertama yang gue lakukan seumur hidup selama gue ngeblog. Loh kok jadi pake gue sih? Sebenarnya postingan ini sengaja tidak menggunakan bahasa yang terlalu formal seperti postingan sebelumnya, jadi izinkan penggunaan kata ganti orang pertama menjadi 'gue' ya?

Alhamdulillah berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan nikmatNya yang melimpah gue diberi amanah untuk memelihara gadget bermerk kulkas ini. Sebetulnya gue gak ada keinginan sedikitpun untuk membeli gadget ini, malah gue sangat pengen beli iPhone 4s yang harganya sekarang berada di kisaran 2 juta rupiah. Kenapa iPhone? Jawabannya adalah biar keren aja gitu punya iPhone hehehe. Terlepas dari prestige yang dirasakan ketika menggenggam iPhone, sebenarnya user interface iOs lah yang paling membuatku jatuh cinta, clear dan cantek gitu, jalannya smooth lagi. Alasan kedua adalah karena gue udah bosan jadi android user selama empat tahun belakangan ini lol. Alasan ketiga, hape gue ilang! Iya, hape gue yang Nokia XL ijo itu. Padahal gue sudah sharing cara rootingnya di blog ini juga, udah gue oprek, itu hape yang gue beli pakai duit gue sendiri (hampir semua hape yang pernah gue gunakan gue beli pakai uang sendiri), dan yang terpenting adalah hape itu couple-an sama punya pacar gue. Memang sempat ada sih rencana beli hape baru karena hadiah teristimewa di penghujung masa study, cuma ya gitu gak ada niatan sedikitpun untuk menjual atau bahkan MENGHILANGKAN hape Nokia XL ijo kesayangan gue :(

Well, engga begitu juga sih. Setelah menilik spesifikasi iPhone dan survey kecil mengenai penggunaan iPhone terhadap usernya, ternyata iPhone tidak terlalu menjawab kebutuhan gue. Dan untuk harga dua juta itu gue rasa masih ada begitu banyak hape android yang menawarkan spesifikasi lebih dari yang dimiliki iPhone 4s. Ujung-ujungnya juga balik jadi android user dengan menambah beberapa ratus ribu.

Awalnya gue tertarik sama android keluaran Sony, gue browsing ke gsmarena dan gue nemu beberapa hape yang speknya cukup memenuhi kebutuhan gue. Salah satunya Sony Xperia T3, hape ini punya standar kamera yang mencukupi, kapasitas RAM dan prosesor yang mumpuni. Xperia T3 juga telah support jaringan LTE yang sangat gue cari dan memiliki lebar layar 5" (sejak pakai Nokia XL gak betah kalau pegang HP layar kecil). Singkatnya gue jatuh cinta lah sama Xperia T3 yang masih dibanderol 3jtan lebih dikit ini (ya gakpapa lebih dari 3 juta, kan budgetnya 2-3 juta lol). Pilihan kedua dan harganya gak sampe 3 juta adalah Lumia 950 (kalau gak 640 LTE). Ceritanya masih belum bisa move on dari Nokia XL jadi masih pilih-pilih saudaranya (meski merknya sudah bukan lagi Nokia tapi Lumia). Hampir sama dengan Xperia T3, Lumia 640 LTE ini malah menghadirkan spesifikasi yang lebih dewa, salah satunya adalah kamera 13 MP dan dual SIM. So, akhirnya setelah gue browsing gue putuskan untuk membeli salah satu dari kedua hape tersebut.

Tibalah saatnya membeli hape baru!
Lepas dua minggu dari tanggal kehilangan hape, akhirnya Ayah dengan ikhlas mengajak gue untuk shopping hape. Begitu sampai di toko hape gue langsung nyeletuk, "Mbak Sony Xperia T3nya ada?" Sayangnya (atau malah beruntungnya) Sony ternyata sudah tidak dijual lagi di toko tersebut walhasil gue nyebutin pilihan kedua gue, "Kalau gitu Lumia 640 mbak." Sayangnya lagi (atau malah memang rejeki gue) Lumia juga gak tersedia. Lah ini toko hape kok stoknya gak lengkap? Finally, si Mbak-mbak menawarkan pilihan dengan menanyakan budget terlebih dahulu. Taraaa~ kudapatkan LG G4 Stylus dengan harga 2.800.000 rupiah (sebenarnya 2.675.000 hanya saja mendapatkan bonus tongsis dan screenguard). Well, gak nyesel juga sih punya hape kulkas ini. Akhirnya keturutan punya hape yang dipake di drama-drama Korea lol.

Spesifikasi dewa harga murah!
LG G4 Stylus ini juga termasuk hape yang menjawab kebutuhanku. LG G4 Stylus dibekali layar 5,7" dengan IPS LCD capacitive touchscreen 16M color (spek lengkap bisa dilihat di sini dengan beberapa revisi di blog ini) belum lagi LCD dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass. Dibekali RAM 1 GB dan memori Internal 8 GB, prosesor Quadcore 1.2 GHz (setengah dari G4). LG G4 Stylus juga telah memiliki kamera 13 MP laser autofocus dengan LED flash serta secondary camera 8 MP pakai sensor gerak. Jadi kalau mau selfie gak perlu repot-repot pencet tombol, gerakkan saja tangan membentuk gestur mengepal maka selfie akan otomatis ditangkap. Sayangnya, LG G4 Stylus belum mencapai jaringan 4G LTE (padahal pengen punya hape LTE soalnya kartu SIM sudah support jaringan LTE). Tapi tetap saja ALHAMDULILLAH aku beruntung sekali memiliki hape murah spek dewa ini.

Unboxing LG G4 Stylus
Box LG G4 Stylus cukup kecil dan compact, alasan go green dan biaya produksi mungkin membuat produsen Korea ini sengaja meminimaliskan desain packaging mereka. Satu box berisi charger beserta USB cable, earphone, dan kartu garansi beserta guide flyer (bukan guidebook karena memang bentuknya flyer bukan book). LG G4 Stylus dilengkapi juga dengan removable Li-Ion battery sebesar 3000 mAh yang tahan dalam waktu stand by sebanyak 432 jam dan talk time sebanyak 18 h. Hmmm baterainya lumayan awet kan?

Unboxing LG G4 Stylus
Review penggunaan
Begitu memegang hape ini, whoaaaa~ I love the lollipop interface. Smooth banget, minimalis tapi lucu. Menunya ringkas dan memanjakan mata. LCDnya juga sensitif tapi gak alay, sensitifitas LCD terhadap sentuhan pas. Ditambah lagi karena mungkin RAM 1 GB atau karena prosesor Quadcore, jalannya aplikasi di gadget ini begitu cepat dan smooth (beda sama Nokia XL huhuhu T.T). LG G4 Stylus ini juga gak gampang panas meski digunakan berjam-jam, masih tetap smooth dan gak gampang ngehang (mungkin masih baru). Belum lagi stylus pennya yang udah cukup mumpuni buat sekedar corat-coret iseng di hape, meski sayangnya stylus G4 tidak seperti stylus Note yang bisa dipakai corat-coret di aplikasi apapun. Stylus G4 hanya bisa digunakan untuk corat-coret di memo saja. Hasil tangkapan kamera juga bagus, sesuai sama ekspektasi lah pokoknya. Speakernya kurang boost bagiku. Bodinya cukup kokoh kalau digenggam dan kelebihannya lagi tombol volume dan power berada di bawah kamera jadi engga ganggu genggaman tangan dengan tombol samping. Keyboard bawaan telah dilengkapi emoji jadi gak perlu susah-susah download emoji keyboard lagi. Ada fitur voice recording yang gak lama lagi bakal jadi favoritku karena aku suka rekaman lol. Satu lagi, fitur agenda yang masih belum kucoba tapi mungkin sebelas dua belas dengan review fitur agenda LG G2 dalam postingan ini. Well, gimana-gimana LG G4 ini adalah hape berkualitas yang pas buat anak muda seperti aku dan hape terbaik yang pernah kupegang hingga saat ini.

Secondary Cam Outdoor

Secondary Cam Indoor

Primary Cam Outdoor
Autofocus

Autofocus
User Interface


Message Interface

Phone Interface

Stylus Note