Review Album: EXO THE WAR (Repackaged) - THE POWER OF MUSIC


Akhirnya EXO comeback lagi dengan album repackaged mereka yang WOW! Rasanya baru kemarin menulis review album The War, sekarang sudah muncul saja repackagednya. Uang mana uang? 😢

SM entertainment tuh memang pintar banget dalam berbisnis serta menghabiskan uang fans. Belum selesai euforia reggae yang dibawa oleh Ko Ko Bop, kini mereka bersiap menguras uang fans lagi lewat The Power of Music. Ya, The Power of Music merupakan judul album repackaged 9 orang ganteng ini di tahun 2017 dengan title track POWER.

Beruntung, SM tahun ini niat banget mengemas konsep EXO sedemikian rupa. Beda sama tahun lalu yang kesannya biasa-biasa aja, apalagi desain albumnya super minimalis (untung gak beli 😅). Tahun ini sejak The War rilis, SM memang cukup memanjakan fans. Bila satu album biasanya hanya ada dalam dua versi, SM menyediakan 6 versi sekaligus! Ver. A, Ver. B, dan Private Ver. yang masing-masing tersedia dalam Chinese Ver. dan Korean Ver. Hmm nggak kurang jebol gimana tuh kantong fans?

Nah, di album repackaged lagi-lagi SM menyedot pundi-pundi won dengan memberikan desain album ciamik banget! Konon album The Power of Music didesain dengan muka member EXO sebagai komik! Berasa beli komik grafis deh pokoknya. Apalagi bundle album The Power of Music bisa dibilang nggak jelek, memuaskan malah. Yang jelas nggak ada idola K-Pop lain yang packaging albumnya seniat EXO kali ini. Good job SM!

SM rupanya sudah ngehint alias ngasih spoiler saat rilis The War. Dalam album Ver. A, photocard digantikan dengan semacam kartu trading ala ala Pokemon dan Yu Gi Oh gitu. Konsep gambarnya surealis mirip Marvel dengan vibe Star Wars. Jujur, aku pengen banget punya photocard album Ver. A ini tapi apadaya yang didapat malah Private Ver. Tapi tak apa, Allah itu adil, SM itu adil. Muncullah album EXO 2D Version yang bikin aku juga akhirnya beli album repackagednya (miskin seketika 😂).

The Power of Music berisi 3 lagu tambahan serta 1 lagu instrumental. Title track berjudul POWER (yang otomatis juga dibuatkan MV-nya) diciptakan oleh LDN Noise, musisi langgananan SM entertainment soal EDM-EDMan. Dan yang keren nih, Chanyeol juga urun rembug dalam pembuatan album The War ini, kalau nggak salah PCY mengcompose (atau bikin lirik ya?) lagu Sweet Lies. Dan selanjutnya ada tambahan satu lagu lagi Boomerang.

POWER nggak lebih baik kalau dibandingkan dengan Ko Ko Bop, malah rasanya njeglek gitu. Ko Ko Bop merupakan pembuktian bahwa EXO berani keluar dari zona nyaman dengan genre musik baru, lah Power semacam kemunduran. Nggak bisa bilang lagu karya LDN Noise ini jelek sih hanya saja POWER kurang nendang kalau dijadikan title track. Mungkin SM hanya ingin mencocok-cocokkan lagu dengan konsep comeback kali ini ya? Mungkin. Who knows? Lee Soo Man knows.

Power merupakan lagu dengan irama futuristik dengan trap serta beat yang mirip dengan Lucky One, aku mencoba untuk nge-mash up Power dan Lucky One hasilnya nggak jelek-jelek amat 😂. Bagian awal dinyanyikan oleh PCY, sebuah hal baru dari kebiasaan EXO pada umumnya. Biasanya yang kebagian nyanyi pertama kalau nggak Baekhyun ya Kyungsoo kan selama ini. Nah, di Power Chanyeol adalah penyanyi pertama. Dan sorry to say, Rap Sehun mengalami degradasi lagi. Masa ya di Ko Ko Bop rap-nya keren banget gitu tapi malah balik nggak keren di Power ini?

The point is, Power is good but not better than Ko Ko Bop. Aslik! Tapi emang ya kayaknya EXO selalu begitu, kalau title track album aslinya bagus repackagednya nggak bagus begitupun sebaliknya. Contoh: XOXO: Growl > Wolf, EXODUS: LMR > CMB, EX'ACT: Monster > Lotto. Kalian kenapa sih? 

Masuk ke lagu selanjutnya yakni Sweet Lies. Lagu ini sudah diperdengarkan sejak trailer The Power of Music, bertepatan dengan gerhana matahari di Amerika Serikat. Awalnya aku seneng banget lagu ini, apalagi suara Baekhyun dan Kyungsoo ngeblend indah semacam di What is Love gitu kan? Nah, pas dengerin full kok lagu ini malah mirip The 7th Sense? Jujur, enak sih tapi ya gitu agak geli-geli gimana gitu.

Beatnya mirip banget sama The 7th Sense (yang juga jadi lagu favoritku), dreamy like. Tapi pembagian nadanya beda sama lagu-lagu EXO biasanya. Bisa dibilang Sweet Lies ini nadanya lebih rumit dan complicated, anak-anak nyanyinya lebih beragam gitu macam One of These Nights-nya Red Velvet. This might not be my favorite yet but I'll keep listening to it.

Lanjut ke Boomerang, judulnya udah kayak lagu favoritku dari album Sing It All Away-nya Walk Off The Earth aja tapi ya jelas genrenya beda lah ya. WOTE kan indie lebih ke country dan etnik gitu sementara Boomerang ini K-Pop banget. 180 derajat berbeda 👽


Boomerang ini punya vibe EDM + funky banget dan membawa kita ke musik era 80-an. Tambahan lagi suara Baekhyun di lagu ini mirip banget sama suaranya Yesung Super Junior 😂😂 Kayaknya Boomerang ini pas kalau dipasangin sama Ko Ko Bop, bawaannya ngajak nge-fly gitu. Musiknya enak-enak aja di kuping dan bisa dibilang pembagian part nyanyinya cukup adil. Masing-masing dapat line buat nyanyi. 

Overall, kayaknya nih melalui album The War + Repackaged EXO pingin ngajak kita semua untuk kembali ke masa lalu. Lihat aja konsep Ko Ko Bop yang mengingatkan kita pada era 70-an yang hippie hippie something gitu. Lalu ke era di mana Power Rangers dan Star Wars mendominasi dengan MV Power dan lagu-lagunya juga nggak melulu pakai irama futuristis tapi vintage yang seolah menarik kita untuk hidup di zaman ayah dan ibu masih muda. Well, jadi fans EXO emang nggak pernah rugi kok 🙈