Mulai Kangen Rumah


Cuaca London lagi nggak bagus pagi ini. Mendung dan dingin gitu, padahal ini tuh udah jam 11 siang tapi masih berasa kayak jam 9 pagi. Ditambah lagi sampai saat ini uang kiriman belum kunjung cair, cocok deh bikin aku gegalauan dan malas-malasan to the max. Yang bikin makin baper lagi adalah sebuah video yang diunggah oleh salah satu akun line soal Kota Malang. Hmm, jadi makin kangen sama rumah.

Sebetulnya aku tuh bukan tipe anak mama yang kangenan sama keluarga. Malah kalau di rumah aku cuek sama orang-orang hahaha. Tapi baru kali ini sih aku merasakan kangen banget sama Kota Malang dan seluruh isinya. Aku kangen jalanannya, aku kangen kenangan yang ada di sana, terutama aku kangen makanannya karena aku bisa makan apapun yang kusuka di sana.

Jadi, kemarin itu video yang aku tonton menunjukkan jalanan basah dalam kondisi hujan gerimis di Kota Malang. Mulai dari jalan Veteran, Kawi, jalanan sempit macam Sumbersari, ITN, UB, dan lain sebagainya. Kalau dipikir-pikir, ikatanku sama Kota Malang itu kuat banget. Ya gimana nggak kuat orang 24 tahun hidup di sana.


Jalanan-jalanan itu tuh punya kenangan tersendiri buat aku. Mulai dari jalan tikus yang aku lewati saat pulang dari kampus, jalan yang aku lewati saat pulang kerja, jalan yang aku lewati saat dibonceng mantan, jalan yang aku lewati saat mau ketemu teman, jalan yang aku lewati saat mau nonton. Duh, aku bener-bener kangen Malang deh.

Aku masih punya 11 bulan tersisa di sini. Aku nggak bisa bayangin bagaimana Malang nantinya saat aku pulang nanti? Apakah sama atau berubah? Sejauh yang kutahu, kini Go-Jek udah dilarang nah terus kalau aku pulang dan mager dan pengen Go-Food gimana dong? Aku kadang juga merindukan kamarku yang selama setahun ke depan kutinggal. Kadang aku mikir juga, apakah setelah kembali rutinitasku kembali lagi seperti sebelum aku pergi ke Inggris? Aku akan bekerja dimana? Apa yang akan kulakukan untuk negara? Kapan aku menikah?

Terlalu banyak hal indah dan makanan enak yang kurindukan di Malang. Kangen banget sama terang bulan Madonna, Martabak, sambal buatan Ibu, masakan buatan Ibu, soto di Pasar Kebalen favoritku, bubur ayam yang tiap pagi lewat di depan rumah, pecel lele, pecel di Pasar Bunul, dan lain sebagainya. Aku rindu makanannya, aku rindu suasananya, aku rindu motorku, aku rindu kamarku, aku rindu teman-temanku, dan aku juga rindu kamu.