Nonton Pertandingan Inggris vs Jerman Langsung!


Kayaknya sudah berkali-kali aku katakan kalau aku ini fans Jerman, it's obvious. Bahkan aku pernah bikin tulisan soal kemenangan Timnas Jerman di Piala Dunia 2014 lalu yang mana jadi pencapaian utama Der Panzer setelah bertahun-tahun finish di peringkat kedua. Berhubung aku mendapatkan kesempatan belajar di negara sepakbola, tentu saja hajatan pertandingan antarnegara atau antarklub favoritku jadi hype. Well, siapa sih yang nggak mau mencoret satu per satu impian mereka dari bucket list?

Kali ini bucket list-ku berupa nonton match Timnas Jerman akhirnya terkabul juga. Sedikit durhaka juga sih sama negara sendiri, aku nggak cinta timnas Indonesia malah cinta timnas negeri orang hahaha.

Bagi kalian yang melihat mungkin nonton pertandingan bola itu cukup mahal ya. Apalagi bagi kalian-kalian yang seringkali menyoroti tingkah laku seorang penerima beasiswa. Pasti nanti bakal ada omongan, "Duit negara dihambur-hamburkan buat rekreasi doang. Niatnya belajar atau plesiran?" begitu. Sebelum keluar kata-kata itu, lebih aku jelaskan dulu di paragraf ini bahwa tiket pertandingan persahabatan antara Inggris vs Jerman 10 November 2017 kemarin itu hanya 25 pounds (sekitar 500 ribu kalau dikonversi ke Rupiah). Dalam rupiah memang terkesan mahal tapi itu adalah tiket paling murah bagi student di sini. Untung nggak beli yang 100 pounds kan? Hahaha makanya jangan nyinyir dulu Mas.


Kebetulan, 10 November di Inggris itu juga diperingati sebagai hari pahlawan. Tak heran kalau sejak masuk Wembley ada sejumlah tentara yang membawa kotak sumbangan dan ada upacara juga sebelum kick off. Tujuanku selain mencoret bucket list sih sebenarnya ingin melihat Toni Kroos. Apadaya, yang turun dari timnas senior PD 2014 hanya Oezil dan Hummels. Ada sih Goetze, Boateng, dan Khedira tapi mereka duduk di bangku cadangan.

Squad Timnas Jerman itu squad muda, jadi lebih Joachim Loew lebih memilih untuk menurunkan anak-anak muda untuk menggantikan Muller, Neuer, dan lain-lainnya. Banyak nama pemain yang baru aku kenal dari pertandingan kemarin itu. Agak asing juga sih. Itulah kekecewaan pertama, tidak adanya Toni Kroos.

Yang kedua, skor kacamata. Hingga peluit panjang ditiup, Inggris dan Jerman tidak menceploskan gol ke gawang masing-masing. Hasil imbang tanpa gol. 


Well, terlepas dari skor 0-0, Jerman bermain apik dan efisien seperti biasanya. Satu kekurangan Jerman yakni finishing yang kurang indah. As usual, cara bermain Jerman kaku dengan Oezil sebagai playmaker. Akhirnya gol indah pun tak tercipta. Padahal ball possession dan kesempatan shoot ke gawang dari kubu Jerman lebih banyak dari kubu Inggris lho. Ada satu momen di mana timnas Jerman menggempur gawang Inggris hingga tiga kali shoot tapi tak berbuah satu gol. Gemes banget liatnya anjir.

Yang patut diapresiasi juga adalah Inggris bermain cantik, pertahanan mereka oke, dan aksi-aksi penyelamatan saat Jerman mempenetrasi gawang pun berkali-kali terjadi. Hanya saja, Inggris terbilang lamban panas. 10 menit pertama berlangsung sedikit membosankan. Kalau boleh dibilang sih, timnas Inggris punya masa depan cerah, unlike senior-senior mereka sebelum ini. Pemain-pemain muda mereka punya skill yang mumpuni dan stamina yang bagus. Bahkan timnas Inggris U-17 menang di kejuaraan internasional lho (kalau tidak salah sih PD U-17).

Kedua tim memang berimbang sih, mereka menyuguhkan permainan yang alot sampai penonton bosan sendiri karena tak ada gol. Menariknya, penonton cari perhatian melulu selama pertandingan dengan menyalakan senter atau bermain pesawat kertas yang dilempar ke lapangan. Salah fokus semua deh pokoknya.


Pertandingan juga terselamatkan oleh peringatan Hari Pahlawan Inggris dengan opening ceremony yang cukup megah. Ada permainan terompet dan apa tuh namanya yang gerakan bendera di tengah lapangan tuh. Gitu lah. Terus penonton juga terhibur dengan marathon dua gadis cilik memutari lapangan hingga menceploskan gol ke gawang.

Sepakbola merupakan hal yang cukup prestisius bagi masyarakat Inggris. Tak heran bila pertandingan persahabatan kemarin dipadati oleh 81 ribu lebih penonton. Satu, lawannya Jerman. Dua, orang Inggris cinta sama timnas mereka. Sebagai pendukung Jerman tunggal, rasanya agak aneh berada di tengah-tengah suporter Inggris. Mereka kerap berteriak "Boo~" pada timnas Jerman dan kerap bersorak kala timnas Inggris mendekati gawang. Sementara aku heboh sendiri pada timnas Jerman. Yah, apa mau dikata...

Overall, pertandingan kemarin cukup seru. Euforia menonton pertandingan sepakbola di Inggris juga seru dan tertib, sangat berbeda dengan Indonesia. Kalau dibeberkan satu-satu, Indonesia kalah jauh deh pokoknya. Masuk stadion tertib, stadionnya rapi dan bagus, keluar stadion tertib lagi, pengamanan super ketat dan lain sebagainya. Pokoknya pengalaman nonton bola di negara Eropa memang super awesome. Semoga ini bukan kesempatan terakhir dan semoga aku makin dekat dengan Old Trafford! Adios!