Review Album: EXO Winter Album 'UNIVERSE' [2017]


Bisa dibilang bulan Desember kemarin aku cukup produktif. Padahal sebetulnya aku libur cukup lama, dua minggu. Ketimbang waktu kuhabiskan dengan Europe Trip, aku berpikir untuk stay di London saja. Satu, karena malas bikin visa schengen. Dua, karena mager. Tiga, karena nggak punya uang. Tempat terjauh yang kukunjungi di akhir tahun 2017 kemarin adalah Manchester dan Uxbridge. Saking nganggurnya di rumah, aku pun bisa menelurkan sekitar 8 buah tulisan blog selama libur dan 11 video (atau kebalik). Pokoknya produktif dalam artian menghasilkan sesuatu.

Karena di bulan Desember kuota postingan blog sudah cukup banyak, aku memutuskan untuk mereview album Winter EXO di awal Januari saja. Padahal album 'UNIVERSE' ini sudah dirilis pada tanggal 26 Desember 2017 kemarin. Selain alasan postingan blog yang sudah cukup banyak, aku juga butuh waktu untuk berdiam diri dan mendengarkan satu album penuh secara utuh. Dan hari itu tiba. Maka dari itu, kali ini aku akan membagikan opini (seorang blogger dengan pengetahuan musik minim) soal album Winter special EXO 'UNIVERSE'.

P.S: Aku mendengarkan full album EXO via Spotify dan memutuskan untuk tidak membeli albumnya karena ongkir dari Korea ke Inggris sangat mahal. Bisa 3 kali lipat albumnya.


Title track album 'UNIVERSE' berjudul sama Universe. Begitu MV rilis, aku tidak berharap lebih sebetulnya. Aku tahu bahwa lagu-lagu winter EXO itu selalu bikin baper sejak Miracles in December. Tapi tetap saja favoritku nomor satu adalah MID. Ternyata dugaanku salah, UNIVERSE sebagus itu hingga aku berkali-kali memutar MVnya dan mengcover lagunya di hari berikutnya. Kalian bisa dengarkan coverku di sini.

So far, UNIVERSE jadi salah satu lagu favoritku. Kenapa? Karena lagu ini tuh berasa seperti lagunya OASIS terutama di bagian chorus kedua. Distorsi gitarnya mengingatkanku pada Don't Go Away atau Wonderwall. Tipe-tipe rock ballad seperti inilah yang jadi favoritku. Dan seperti biasa, EXO bikin baper kebangetan! Bagusnya lagi, member-member yang biasanya kebagian part sedikit mulai diperhatikan (mungkin karena efek member berkurang). Sebut saja Xiumin yang jarang dapat bagian chorus, dia berhasil menyanyikan chorus ketiga. Suaranya yang lembut bikin chorus ini terdengar semakin mendayu-dayu dan bikin ingin memeluknya erat-erat #lho.

Aku sempat membaca sebuah artikel yang menuliskan soal pujian pada album UNIVERSE ini. Kritikus bilang, UNIVERSE merupakan album gender neutral yang artinya album ini berbicara soal cinta secara universal. Mungkin memang karena mengusung tema universe, jadi semua makhluk yang ada di jagad raya ini patut untuk dicintai dan mencintai. Toh memang cinta itu hak siapapun kan?

Setelah title track UNIVERSE, mari kita move on ke lagu berikutnya yakni BEEN THROUGH. Banyak banget EXO-L yang bilang kalau lagu ini nggak kalah bagus dari UNIVERSE, I agree. Tapi tetap ranking satu buat aku adalah UNIVERSE. Sementara BEEN THROUGH ini lebih cocok masuk ke album non-Winter. Dentingan musik EDM kontemporernya agak kurang cocok buat vibe Winter. Lagu ini awalnya terdengar seperti Going Crazy dari album THE WAR. Lagunya juga tidak se-catchy Unfair yang cocok ditampilkan dekat-dekat Natal atau The First Snow. However, aku bisa menyarankan ke kalian kalau jangan sampai skip lagu BEEN THROUGH saat mendengarkan album winter EXO tahun 2017 ini ya 😊

Selanjutnya ada lagu yang berjudul STAY, lagi-lagi lagunya kurang pas kalau dimasukkan ke album Winter. Tapi memang nampaknya EXO mulai keluar lagi dari zona nyaman mereka. Kalau biasanya album winter diisi lagu ballad yang syahdu dan slow, EXO kali ini mencoba untuk menyajikan vibe winter yang lebih popping tapi tetap bikin galau. Dan seperti biasa, EXO tetap menghadirkan vibe dark di setiap lagu yang mereka bawakan. Aku tidak bisa menjelaskan ke kalian vibe grand dan dark itu seperti apa tapi kalian pasti bisa merasakannya saat mendengar lagu-lagu EXO. Kalau ditanya apakah Stay ini bisa jadi lagu favoritku? Hmm, maybe in the future karena saat ini aku belum bisa jatuh cinta ke lagu ini seperti yang dilakukan UNIVERSE padaku.

Nah kalau lagu selanjutnya yakni FALL bisa bikin memori balik ke era Growl atau MAMA. Fall merupakan ballad akustik yang tetap dikasih drop beat berat dan gelap. Awalnya terdengar seperti lagu indie tapi lama-lama style musik EXO menginvasi kuping. Fall ini merupakan tipe-tipe lagu yang bisa didengarkan di mini album debut EXO dan musik indie. Sayangnya hingga lagu keempat, tarikan nada tinggi ala Chen dan Baekhyun cuma menonjol di UNIVERSE saja. Dan lagi, Rap Sehun balik ke level 'biasa saja' sejak Ko Ko Bop. Please SM give Sehun proper training for his rap. Masa di Ko Ko Bop rap-nya udah bagus, kok jadi menurun lagi.

Good Night punya vibe retro tahun 80-an, lagu ini juga cocok kalau dibawakan oleh SHINee karena suara Onew dan Jonghyun 😢 bakal nge-blend dengan indah. Berhubung Jonghyun telah tiada, maka SM melakukan keputusan tepat dengan memberikan lagu ini pada EXO. Suara lembut Kyungsoo, suara melengking Chen, dan suara Husky Baekhyun bisa membuat Good Night makin sendu bikin baper. Meski demikian, to be honest lagu ini bisa jadi sedikit membosankan kalau didengarkan terus menerus. Dan meski aku apresiasi betul vibe retro serta olah vokal member, aku kurang suka sama lagu ini.

Setelah itu ada Lights Out, lagu ini sekilas mengingatkanku pada lagu Bruno Mars When I Was Your Man. Dentingan pianonya cukup mirip dengan lagu Bruno Mars tersebut tapi lama-lama kesan galaunya mengena di hati. Dan mungkin karena lagu-lagu macam ini adalah genre yang aku sukai, mau tidak mau suka tidak suka aku harus mengakui kalau Lights Out jadi lagu favoritku. Ditambah lagi setelah mendengar sejumlah track minim tarikan nada tinggi, di lagu ini para vokalis pamer skill nada tinggi mereka. Terutama Kyungsoo, cintaku, sayangku, calon suamiku, favoritku.

EXO sempat bilang bahwa album UNIVERSE ini merupakan fusion (perpaduan) dari Sing For You dan For Life. Boleh dibilang aku setuju dengan pendapat mereka. Album winter EXO favoritku adalah Sing For You karena hampir semua lagunya bikin galau dan enak di kuping sementara least favorit adalah For Life. Sementara UNIVERSE ini berimbang, ada sejumlah lagu yang kusuka dan sebagian lagi tidak. Maka dari itu, bicara soal lagu favorit tentu aku akan merekomendasikan UNIVERSE, Been Through, Stay, dan Lights Out

Sementara itu, kalau bicara soal urutan lagu winter favorit sejak zaman Miracles in December jadi seperti ini: UNIVERSE, Miracles In December, Sing For You, Unfair, For Life, The First Snow, Girl X Friend. Dan semoga postingan ini membantu kalian untuk memutuskan apakah worth it membeli album winter EXO. Buatku, bila kalian pecinta musik tak ada salahnya beli album winter ini. Hanya saja karena desain album 'biasa saja' buatku, jadi aku mengurungkan niat untuk membelinya. Annyeong!