Review Album: NCT 2018 - Empathy


Yo anak-anak, kembali lagi di rubrik Review Album (Korea). Kali ini album yang hendak aku review suka-suka dengan pemahaman musik yang cetek banget adalah album NCT 2018. Grup dedek-dedek gemas yang sudah kugemari sejak mereka masih SM Rookies. Awalnya proyek NCT ini diperkenalkan lewat subunit terlebih dulu, sesuatu yang tidak biasa dilakukan di industri hiburan Korea Selatan. Biasanya, agensi memperkenalkan grup utuh barulah mengenalkan sub unit, nah kalau NCT ini dibalik. SM memang beda kok ya.

Pada tahun 2016, proyek NCT diperkenalkan lewat debut NCT U terlebih dahulu. Perlahan menyusul NCT 127 dan NCT Dream. Ketiga sub unit tersebut, yang paling aktif adalah NCT 127 karena telah menelurkan tiga mini album yakni Firetruck, Limitless, dan Cherry Bomb. Sementara NCT Dream berfokus pada single saja seperti Chewing Gum, My First and Last, dan We Young. Untuk NCT U, mereka hanya menelurkan dua single The 7th Sense dan Without You. Baru pada tahun 2018, setelah Lucas, Jungwoo, dan Kun 'lulus' dari SM Rookies, terbentuklah NCT 2018 dan merilis satu album bertajuk 'EMPATHY'.

Skema album 'EMPATHY' ini pun agak berbeda dengan album SM biasanya. Ada 13 track dan termasuk di dalamnya INTRO serta OUTRO, sesuatu yang jarang sekali kutemukan di album EXO, SNSD, f(x), Red Velvet, atau Super Junior. Dan menurut pemahamanku yang cetek soal musik ini, album yang berisi INTRO dan OUTRO itu macam album Hip Hop ala Bangtan Seonyeondan.

Rilisan INTRO: Neo Got My Back sudah bisa dinikmati sejak SM mengunggah video anak-anak NCT sebagai perkenalan. Durasinya tidak lama tapi beatnya super catchy. Feels yang diusung dalam track INTRO ini mirip dengan konsep NCT di awal mereka debut, dream like rap. As soon as I listen to this track, I loved it. Yah meskipun tetap saja centernya ya Lee Taeyong. Suara Taeyong distinct banget sementara suara member lain tidak terdengar. Atau apakah itu karena efek autotune? Who knows? Yang jelas Taeyong sekali lagi stand out from the crowd.

NCT U - BOSS (Ki-Ka: Mark, Doyoung, Winwin, Taeyong, Lucas, Jungwoo, Jaehyun)
Usai INTRO: Neo Got My Back yang liriknya cuma "neo got my back culture things tech tech on my mind" itu, hadir rilisan baru NCT U dengan format member yang berbeda 'BOSS'. Dalam lagu ini ada penambahan member yakni Lucas, Winwin, dan Jungwoo. Namun penambahan Winwin sejujurnya tidak membawa perubahan signifikan dalam tim karena dia pun tidak mendapatkan part nyanyi. SM savage banget nggak sih? Nambahin Winwin di BOSS tapi nggak ngasih dia part nyanyi. Gila gila gila.

For me, BOSS is okay. Pertama kali dengerin rasanya masih aneh aja gitu di kuping karena lagunya masih hip hop banget. Hanya saja lama-lama didengerin lagu ini jadi catchy juga. But compared to The 7th Sense, aku sih lebih lebih suka The 7th Sense. Yang paling kusuka adalah part Jungwoo, suaranya lembut banget dan somehow terdengar sangat mirip dengan Taemin. Nggak wajah, nggak cara dia nge-dance, nggak sifat dia, hingga cara dia nyanyi pun mirip dengan Taemin. Dan yang mengejutkan adalah part Lucas, suara dia berat dan pantas banget dijadiin rapper. Nggak heran tiba-tiba banyak yang ngefans sama cowok yang bernama asli Huang Yukhei ini. Lalu aku juga suka part dance break di akhir lagu yang nggak ganggu komposisi lagunya sama sekali dari awal.

Sempat bertanya-tanya, "Kemanakah Ten? Kan dia NCT U?" ternyata pertanyaan itu dijawab oleh track 'BABY DON'T STOP'. To be honest, I prefer Baby Don't Stop daripada BOSS. Karena aku dikejutkan oleh olah vokal Ten yang ternyata underrated. Yah, siapa sih yang menyangka kalau Ten yang awalnya dikasih rap part dikit di The 7th Sense bisa nyanyi dengan baik? Bahkan vokal Ten pun tidak terdengar tenor seperti saat dia bicara, justru vokalnya honey like dan soothing di telinga gitu. Beat lagu yang lebih cocok dipake ngedance ini juga sangat oke. Chittaporn, you did a good job yet you really are underrated compared to the other member. Keep working hard Chittaporn!

My favorite part in Baby Don't Stop is the syubidupapap part.

NCT Dream - Go (ki-ka: Chenle, Renjun, Jaemin, Haechan, Mark, Jeno, Jisung)
Berlanjut ke track selanjutnya yakni Go oleh NCT Dream. Dalam lagu ini, konsep imut-imut dan cerah dongsaeng line ini hilang. Konsep mereka 180 derajat ganti ke hip hop berat dan dewasa. Sebuah hal yang menurutku agak aneh karena mereka ini masih 'anak-anak'. Somehow, anak-anak ini pun ternyata bisa membawakan Go dengan baik. Track Go sendiri punya beat futuristik dengan komposisi slow. Vokal Donghyuck yang unik sangat pas di bagian bridge. Tambahan lagi, Jaemin akhirnya come back dengan NCT Dream dan menunjukkan perkembangan yang signifikan lewat rap yang disampaikannya. Mark pun tak lagi jadi center of attention dalam unit ini. Part rapnya cukup dibagi rata, bahkan kalau boleh aku bilang sekarang center of attention pindah ke Donghyuck karena olah vokalnya yang tak biasa tersebut. Sayang sekali Chenle tidak terlalu stand out padahal aku juga suka vokal Chenle yang lembut itu.

Lanjut ke Hyung-line NCT 127 yang merilis 'TOUCH'. Seolah NCT 127 dan NCT Dream bertukar konsep, kali ini hyung-line membawakan konsep yang lembut dan pastel. Dan sejujurnya aku tidak terlalu suka TOUCH terutama di bagian verse awal namun ketika masuk chorus aku jadi suka. Karena bagian yang paling bagus pada track ini memang terletak di reff saja. Sementara di bridge dan verse tidak terlalu serta cenderung terdengar ganjil saja. Sedikit banyak, TOUCH mengingatkanku pada SHINee era Replay hingga Juliette. Kalau nggak percaya coba deh kalian dengerin sendiri.

Saat album EMPATHY ini dirilis, tidak sedikit K-Netz yang protes soal isi album. Menurut mereka album ini tidak worth it untuk dibeli karena berisi lagu lama. Well, aku mengakui kalau isi album ini kebanyakan lagu lama yang sudah pernah dirilis tapi kalau dibilang tidak worth it, engga juga. Sebagai gambaran, EMPATHY berisi 13 track yang 5 lagunya merupakan lagu rilisan lama seperti The 7th Sense, Without You (Chi & Kor Ver), Dream in a Dream, dan Timeless. Lalu ada track-track yang baru dirilis secara berurutan seperti Boss, Go, Touch, Baby Don't Stop. Ditambah dengan 4 track yang tidak dirilis MVnya seperti INTRO/OUTRO, Black on Black, serta YESTODAY.

To put it simply, lagu 'baru' dalam artian aku tidak pernah dengar full versionnya sebelumnya hanya ada dua yakni YESTODAY dan Black On Black.

YESTODAY merupakan tipe lagu jamming favoritku dengan beat slow tapi soothing. Well, it's soothing karena yang ngisi vokalnya Doyoung dan kalian pasti tahu tipikal suara Doyoung itu kan lembut dan bikin pengen tidur gitu. Sementara Black On Black sudah sering dipertunjukkan di acara penghargaan dan aku tidak terlalu suka karena beatnya terlalu berat, lagi-lagi centernya Taeyong dan Mark, dan lebih banyak part untuk dance break bukan vokal. It's hard to admit, the growling part actually not necessary. However, aku suka bagian chorus yang beatnya macam lagu ala-ala timur tengah itu lho. Apalagi ketika anak-anak NCT dance di bagian itu, keren aja gitu jadinya.


Dari 13 track, album EMPATHY ini punya setidaknya 4 track yang lebih cocok dibawakan untuk dance saja karena minim vokal. 4 track tersebut adalah Black On Black, Dream in a Dream, INTRO dan OUTRO. 9 lagu lainnya not bad tapi tetap saja banyak dancenya. Satu-satunya lagu ballad dalam album ini adalah Timeless yang dibawakan oleh trio main vocal Jaehyun, Taeil, dan Doyoung.

Kalau ditanya manakah track yang jadi favoritku? Jelas The 7th Sense, lagu ini tuh nggak bosen-bosen kudengerin dari tahun 2016 lalu dan sampai sekarang masih jadi favorit. Baru setelah itu menyusul Baby Don't Stop, Without You, Yestoday, Boss, dan Dream in a Dream. Dan kalau ditanya apakah worth it untuk beli album EMPATHY? I couldn't say so. Materi albumnya bagus sih tapi agak kedengaran dipaksakan aja karena terlalu berwarna-warni (speaking of genres). Masing-masing track punya karakter yang distinct sehingga susah menyebut album ini harmonis maka dari itu aku bilang agak dipaksakan. Secara visual pun aku kurang tertarik untuk membeli album ini. Entah mengapa desainnya juga kurang ngeh aja buatku secara pribadi.

Nonetheless, kalau kalian masih mau beli album NCT 2018 ini juga nggak ada yang ngelarang kok. Dan jangan lupa untuk menghargai jerih payah grup termuda dari SM ini. Bantulah mereka untuk jadi grup besar. Dan jangan lupa untuk mengapresiasi 13 track dalam album ini. They're not bad, they're just too noisy for some reason.

Comments